Gaji Ketua KPK Rp62 Juta

Posted: 11/02/2009 in Kantor
Tag:

Ketua Komisi Peberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar blak-blakan membuka besaran gajinya. Penghasilan Ketua KPK sebulan bisa mencapai Rp62 juta. Namun jumlah ini harus dipotong dengan pajak Rp25 juta. “Gaji yang tercatat Rp62 juta dengan catatan hilang sebanyak Rp25 juta untuk membayar pajak,” kata Antasari dalam ceramah umum di Pusdiklat Kejaksaaan, Jakarta, Kamis (3/4).

Menurut Antasari, Ketua KPK merupakan satu-satunya pejabat yang pajaknya tidak ditanggung negara. “Kalau yang lain ditanggung,” imbuh pria berkumis tebal ini.

Antasari membeberkan rincian penghasilan pimpinan KPK sebelum dipotong pajak, yaitu: gaji pokok Rp4,6 juta hingga Rp5,04 juta, tunjangan jabatan Rp12,47 juta hingga Rp15,12 juta, tunjangan kehormatan Rp1,3 juta hingga Rp1,4 juta, tunjangan perumahan Rp21,27 juta hingga Rp23 juta, tunjangan transportasi Rp16,65 juta hingga Rp18 juta, tunjangan asuransi Rp2,2 juta, dan tunjangan hari tua Rp4,5 juta hingga Rp5,4 juta.

Lalu bagaimana dengan penghasilan jaksa di lingkungan Kejaksaan, profesi yang digelutinya sebelum menjadi orang nomor satu di KPK? Menurut Antasari banyak masyarakat mengira jaksa itu hidupnya mewah.

“Ini yang banyak diketahui umum. Tahunya jaksa mewah. Seorang jaksa dari luar kota ke kota lain itu tanpa fasilitas dan kecil gajinya,” ujar dia. Meski demikian Antasari berharap korps Adhyaksa akan lebih baik lagi dan menjadi pelopor dalam pemberantasan korupsi.

Amplop Rp1 Juta

Dalam kesempatan itu Antasari juga mengatakan, bagi pejabat negara yang menikahkan anaknya harus lebih waspada. Jika mendapat amplop yang isinya lebih dari Rp 1 juta wajib disetor ke negara.

“Penyelenggara negara berkewajiban melapor. KPK putuskan maksimal itu Rp 1 juta,” kata Antasari Azhar.

Antasari mencontohkan menteri yang menikahkan anaknya. “Kewajiban menteri untuk melaporkan ke KPK. Isi kotak itu diteliti,” ujar dia.

Kalau menteri menerima amplop Rp 1,5 juta, lanjut Antasari, maka KPK memberi keputusan Rp 1 juta milik menteri dan Rp 500 ribu akan disetorkan ke kas negara.

“Itu sudah berlangsung dan menjadi tradisi,” pungkas dia. (sm/rmn/dtc)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s