Install xampp

Posted: 28/01/2009 in Komputer
Tag:

April 20, 2007 oleh mashaki

Bagi Anda penggemar web programming, suka mempelajari database menggunakan MySQL, dan mempunyai minat tinggi mempelajari bahasa pemrograman PHP, Anda kini bisa menggunakannya di komputer Windows kesayangan Anda. Dilengkapi dengan control panel berbasis GUI, PHPMyAdmin, dan add-ons yang mendukung, XAMPP bisa Anda jadikan sebagai web server dan database server serta mendukung PHP.

Untuk mendapatkan XAMPP tidaklah sulit. Anda bisa mendownloadnya secara gratis di http://www.apachefriends.org/en/xampp.html. Versi XAMPP yang penulis gunakan ketika naskah ini ditulis adalah 1.6.1. Versi XAMPP ini mempunyai fitur :

MySQL 5.0.37
PHP 4.4.6
OpenSSL 0.9.8e
phpMyAdmin 2.10.02
FileZilla FTP Server 0.9.23
ZEND Optimizer 3.2.4

Sekedar untuk diketahui, pada awalnya Apache web server dan MySQL database server ini lebih dikenal di sistem operasi keluarga Unix seperti misalnya keluarga BSD ( FreeBSD, OpenBSD, dan NetBSD ), SunSolaris, ataupun clone dari Unix seperi halnya Linux dan aneka distribusinya. Pada awalnya, baik Apache, MySQL, dan PHP itu sendiri, harus diinstal sendiri-sendiri dan kemudian dikonfigurasikan sesuai kebutuhan. Walaupun XAMPP sendiri sudah ada yang berjalan di sistem operasi keluarga Unix dan kita tidak perlu lagi bersusah-susah mengkonfigurasikan port nya, modul apa yang disertakan, dan lain sebagainya, bagi seorang administrator sistem atau administrator web tingkat lanjut, konfigurasi secara manual masih merupakan pilihan utama. Sebuah web server berskala menengah ke atas juga memerlukan keamanan yang ketat dan di satu sisi juga harus bisa bekerja dengan stabil sesuai arsitektur sistem yang digunakan. Konfigurasi manual ( tingkat lanjut ini ) tidak Penulis bahas terlebih dahulu di tutorial ini.

Pada tutorial ini, Penulis mengasumsikan bahwa Anda menggunakan sistem operasi berbasis Windows 2000 ke atas dan telah memahami dasar-dasar operasi sistem operasi Windows.

Proses instalasinya cukup mudah, Anda tinggal menjalankan file setup dari XAMPP, menentukan path instalasinya, dan XAMPP pun akan menginstalasi dan mengkonfigurasikan dirinya secara otomatis untuk Anda. Path instalasi tidak harus berada di C:\Program Files\, akan tetapi bisa Anda tentukan secara bebas, asalkan masih berada di dalam harddisk Anda🙂 .

Khusus pada versi ini, sesuai dengan keterangan pada situs resminya, bagi pengguna Windows Vista, path instalasi sebaiknya diletakkan pada direktori C:\xampp atau di direktori lain mengingat ketatnya permisi untuk menulisi direktori C:\Program Files. Keamanan di C:\Program Files tampaknya semakin ditingkatkan pada Windows Vista.

Ketika proses instalasi, Anda akan ditanya mengenai instalasi daemon dari Apache dan MySQL. Daemon bukan berarti setan atau genderuwo, tapi merupakan server dari aplikasi yang bersangkutan dan proses ini akan berjalan secara background atau di balik layar. Lho, kenapa koq perlu server segala? Lha iya lah, karena baik Apache atau MySQL itu sama-sama aplikasi berbasis client-server. Sangat disarankan, kedua daemon ini diinstal sebagai servis dan dijalankan secara otomatis. Hal ini diperlukan apabila komputer mati dan kemudian dinyalakan kembali, operator sistem tidak perlu lagi bersusah-susah mengaktifkan kedua server ini. Akan tetapi, jika XAMPP ini Anda gunakan sebagai media tes lokal pada PC / notebook Anda sebelum dipasang di server real Anda, sebaiknya Anda tidak menginstal daemon server ini ( berikan jawaban NO ketika proses instalasi ) dan menjalankannya secara manual. Hal ini bertujuan agar daemon kedua server ini tidak membebani proses startup PC / notebook yang Anda gunakan sebagai media uji coba. Ketika proses instalasi, Anda juga akan ditanya tentang pengaktifan layanan FileZilla. FileZilla yang dimaksud oleh proses instalasi ini adalah FileZilla server yang digunakan jika Anda ingin membuat sebuah FTP ( File Transfer Protocol ) Server. Jika Anda ingin membuat sebuah server FTP, Anda bisa mengaktifkan servis FileZilla ini ( pada XAMPP, FileZilla hanya bisa diinstal berupa servis ).

Setelah proses instalasi selesai, Anda bisa mengakses control panel XAMPP dari Start Menu > Programs > XAMPP atau melalui shortcut XAMPP pada desktop komputer Anda. Pastikan status dari Apache dan MySQL sudah ‘Running’. Jika status Apache dan MySQL belum Running, klik tombol Start di sebelah kanan Apache dan MySQL.

Untuk tes awal, bukalah browser Anda ( Internet Explorer, Mozilla Firefox, Netscape Navigator, Epiphany Web Browser, dan lain sebagainya ), kemudian pada Address bar ketikkan http://localhost/. Jika Apache sudah berjalan dengan normal, browser akan merespons request Anda dan akan menampilkan halaman yang berisi ucapan selamat bahwa Apache sudah terinstal atau berupa tulisan ‘It Works’. Tes ini merupakan tes untuk Apache dan menandakan Apache bisa berjalan dengan normal. Untuk melakukan testing PHP modul sudah bisa berjalan terintegrasi dengan Apache Anda, pada Address Bar ketikkan http://localhost/index.php. Jika modul PHP sudah berjalan dengan baik dengan Apache, browser akan menampilkan tampilan sebuah tabel dengan judul phpinfo() dan isinya berupa spesifikasi PHP yang Anda gunakan. Modul PHP ini harus Anda aktifkan terlebih dahulu jika Anda ingin menggunakan skrip-skrip PHP pada web Anda.

Untuk mengujicoba jalannya MySQL, pada Address Bar ketikkan http://localhost/phpmyadmin/. Jika MySQL database server juga telah berjalan dengan baik, browser akan menampilkan PHPMyAdmin, control panel dari MySQL dengan interface berbasis web. Pertama kali, Anda akan langsung masuk ke dalam PHPMyAdmin conrol panel dengan hak akses root. Root merupakan user dengan hak akses penuh terhadap database ( di Windows, hak akses semacam ini dikenal dengan istilah Administrator dan sehari-hari dikenal dengan istilah Admin ). Sangat disarankan kita mengamankan akses ke PHPMyAdmin ini dengan jalan memberikan password untuk mengakses PHPMyAdmin, terutama untuk user root. Disarankan pula, tidak memberikan hak akses penuh kepada user selain root atau untuk alasan keamanan lainnya, Anda bisa memberikan hak akses penuh setingkat root pada user lainnya, tetapi Anda harus mengamankan dan memperlakukan user ini sebagaimana root karena hak akses yang dia miliki. Untuk user lainnya, Anda bisa memberikan hak akses terbatas kepada user lain menurut kebijakan Anda sebagai administrator.

Sekedar diketahui pula, MySQL semula hanya bisa diakses melalui prompt MySQL pada konsol ( di Windows dikenal dengan nama Command Prompt ). Bagi pemula yang masih kurang familier dengan operasi konsol dan sintaks query dari SQL yang digunakan pada MySQL, PHPMyAdmin ini akan sangat membantu. Bagi administrator database profesional pun, PHPMyAdmin pun juga akan sangat membantu tugas-tugas mereka, terutama dalam proses manajemen sistem, pengaturan hak akses user, setting keamanan database, dan lain sebagainya. Kini, prompt MySQL lebih sering digunakan pada proses maintenance dan pengendalian pada kondisi crash dan kondisi yang sangat minimal ( network mengalami gangguan atau tidak tersedia monitor dan sistem terganggu sehingga prompt hanya bisa diakses secara remote ).

Selamat, proses instalasi XAMPP kini telah selesai ( saya juga ikutan memberi ucapan selamat deh ). Anda kini bisa mulai mendesain dan meng-upload isi ( content ) web Anda pada root directory webserver Anda. Direktori ini berada pada $PATH_INSTALASI\xampp\htdocs. $PATH_INSTALASI merupakan variabel yang menunjukkan di direktori mana Anda menginstalasi XAMPP. Jika Anda menginstall XAMPP di C:\web, maka $PATH_INSTALASI\xampp\htdocs dibaca menjadi C:\web\xampp\htdocs.

Tutorial lebih lanjut untuk setting jaringan ( network ), penambahan AddOns, pengamanan PHPMyAdmin, dan konfigurasi FileZilla akan dibahas pada topik yang berbeda.

Selamat mencoba😉

Ditulis dalam Pemrograman | & Komentar
8 Tanggapan ke “Pengantar XAMPP”

1.
di/pada Juni 13, 2007 pada 3:22 pm MAMAY

MR MAster tolong saya ::::: saya punya masalah >>>> setelah xamp server saya udah di install terus running tapi pas mau di cek http://127.0.0.1 atau http://localhost gak keluar di browser padahal proxy saya udah di disable jadi automatic>>>>>>>> saya stresss bgt install laptop sam 5 kali dalam 2 hari gara gara itu >>>>> >>>> plisss kirim email ke mamay_syani@yahoo.com

2.
di/pada Juni 15, 2007 pada 4:05 pm Sutanto

Yth
bagaimana cara untuk mendapatkan tutorial XAMPP,saya udah ada software tp ga bisa nejalanin,tolong beri tutorialna..
terimakasi

3.
di/pada Juli 23, 2007 pada 3:21 pm mas_haki

Untuk tutorial XAMPP, Pak Sutanto bisa melakukan searching di Google dengan keyword : XAMPP tutorial. Pasti ketemu buanyak pak🙂

Pada prinsipnya, untuk menjalankan masing-masing servis, bapak harus menjalankan servis-servis yang ada di Control Panel XAMPP tersebut. Misal untuk web, bapak harus menjalankan Apache, untuk database, bapak harus menjalankan MySQL, dan seterusnya.

Semoga membantu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s