WARISAN PERADABAN ISLAM

Posted: 19/01/2009 in Keluarga
Tag:

By Shahib Al-Kutb

SEBUAH PENGAKUAN
“….Saya ingin mengakhiri dengan suatu cerita.Dulu pernah ada sebuah peradaban yang paling besar di Dunia.Peradaban itu mampu menghasilkan sebuah Negara super yang membentang dari Samudra ke Samudra,dari daerah Sub_tropik hingga ke daerah tropic dan gurun.

Dalam wilayah kekuasaannya tinggal ratusan warganya,yang terdiri dari berbagai kepercayaan dan Bangsa.Salah satu dari dari sekian bahasanya menjadi bahasa Universal dan menjadi jembatan yang menghubungkan antar warganya di berbagai negeri.Tentaranya tersussun dari berbagai bangsa.Kekuatan militernya Mampu memberikan kedamaian dan kesejahteraan yangbelum pernah ada sebelumnya.Jangkauan armada perdagangannya membentang dari Amerika latin sampai ke China,serta daerah-daerah yang berada di antara keduanya.
Kemajuan peradaban ini sangat ditentukan oleh berbagai penemuan yang di raih oleh para pakarnya.Para arsiteknya mampu mendesain bangunan yang melawan hukum gravitasi.Para pakar matematikanya menciptakan aljabar,juga logaritma yang menjadi landasan pengembangan teknlogi computer dan penyusun bahasa Computer.Para Dokternya mempelajari tubuh manusia hingga mamppu menemukan berbagai obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.Para pakar Astronominya mengamati langit,memberikan nama bintang-bintang,serta merintis teori seputar perjalanan dan penelitian ruang angkasa.
Para penulisnya menghasilkan ribuan kisah.Diantaranya kisah-kisah tentang keberanian ,cinta kasih,dan ilmu sihir.Para penyairnya menulis berbagai karya sastra bertemakan cinta,sementara penyair-penyair sebelumnya mereka terlalu takut untuk memikirkan hal-hal seperti itu.
Ketika bangsa lain khawatir terhadap munculnya berbagai pemikiran,peradapan ini justru melindungi,mempertahankan,serta menyampaikannya kepada umat-umat lain.
Peradaban Barat Modern mendapatkan banyak manfaat dari kemajuan ini.Peradaban yang saya maksud adalah dunia ISLAM dari tahun 800 M sampai dengan 1600 M,termasuk didalamnya wilayah Negara hilafah Utsmaniah,Baghdad,Daamaskus,dan Kairo,demikian pula masa-masa para pemmpin yang cemerlang,seperti Khalifah Sulaiman yang Perkasa.
Meskipun kita sering tidak menyadari hutang budi kita kepada peradaban lain,namun tdak bisa disangkal bahwa karya-karya besar peradaban Islam merupakan bagian penting dari warisan kita.Tekhnologi industri tidak akan eksis tanpa kontribusi pakar-pakar matematika Arab(baca:Islam).Demikian pula penyair sekaligus filsuf Jalaluddin Rumi memperkenalkan kepada kita konsep diri dan kebenaran.Sementara para pemmpin seperti Khalifah Slaiman mengajarkan kepada kita toleransi dan kepemimpinan public.Mungkin pula kita dapat mengambl pelajaran dari beliau tentang kepemimpinan yang berlandaskan pada meritokrasi bukan warisan.Yakni kepemimpinan yang memanfaatkan segala kemampuan rakyat,baik yang beragama Islam ,Kristen maupun Yahudi.
Model kepemimpinan yang cemerlang inilah yaitu kepemimpinan yang memelihara,mengayomi ,penuh keragaman,dan penuh keberanian yang mampu menghasilkan berbagai penemuan dan menciptakan kesejahteraan selama 800 tahun….”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s